Teman bagi saya mempunyai arti yang sangat kompleks. Berkumpul dari satu komuniti, ke komuniti yang lain membuat saya mendapat kan teman yang sangat amat banyak. Bahkan saking banyaknya saya hanya mengenal rupa tanpa nama. hanya wajah. dan ya sudah, itu saja. apabila bertemu ? cukup salam saja. sesimple, dan semudah itu mengenang seseorang dan seorang [...]
Entries Tagged as ‘perjalanan’
Mei 15, 2008
Feel the taste
-1 mei 2008-
it’s mayday! gosh!, untuk yang pertama kali aku larut dalam hiruk-pikuk “pesta rakyat” tersebut. ya, pesta!. pesta dalam arti sebenarnya. tumpukan orang dari berbagai wilayah, tanggerang, bekasi, dan lain-lain. tumblek-blek!. jalanan sepi, dan dimana-mana hanya ada lautan orang (di wilayah bunderan hi). berbagai macam orasi saling menyalak-nyalak, dan saya tergelak.
disana saya mencoba mencari [...]
Mei 13, 2008
Pulang
Mendadak aku ingin pulang.
entah, pulang dalam menuju perjalanan, atau pulang memberhentikan perjalanan.
“orang-orang seperti kita ini tidak pantas mati ditempat tidur bung!”
yayaya. sejenak umpatan dari si asu yang kini kerja di stasiun tv sebagai kameramen itu menjadi tergiang-ngiang kembali lagi.
April 16, 2008
Sepotong ingatan dari masa lalu
Disebuah persimpangan waktu, saya bertemu dengan seorang perempuan. Kami hanya berjalan selama beberapa bulan, setelah akhirnya berpisah sampai akhir ini.
Suatu saat, ia menginginkan untuk diajak ke sebuah (pe)kuburan. Saya kaget waktu itu. Saya fikir dia hanya bercanda. Sekedar merilekskan pikiran, dan obrolan santai. Tapi ternyata tidak, kali ini dia serius. “Gue pengen nyari kuburan yud, [...]
Februari 18, 2008
Wangikan dunia
.
.
.
.
.
Kulihat buncah sedih yang kau sembunyikan
dalam tawa dan senyum manis yang kau tebarkan
tlah kubaca semua derita
meski kaupun enggan tuk mengakuinya
percuma kau hayati sedih dukalara
hanya kan menambah dirimu ,kian terlena
kukecewa sedalam-dalamnya
baiknya kaudendangkan senandung riang
petiklah gitar kita dan nyanyikan ai ia ia ia
dendangkanlah,semerdu-merdunya.
hentakkan kaki tangan menarilah ai ia ia
menarilah,seindah yang engkau bisa
Nikmati,hari-hari tanpa [...]
Februari 14, 2008
Soal sesuatu yang bernama arah
Sesaat kuikuti, kutundukkan kepalaku
Terdiam dan terduduk, mata yang terasa lelah
Apa yang kumiliki hari ini telah terlewati
Tak mungkin kita tinggalkan
Esok hari kan datang
Terlintas satu harapan keinginan untuk kembali
Apa yang akan terjadi bila ku harus menanti
–Pure saturday,adalah jejak & arah
Saya ‘tak pernah menggariskan satu hari full kegiatan dalam hidup saya.Kata-kata “terjadwal” rasanya enggan saya cantolkan kedalam alam [...]
Februari 8, 2008
Sesuatu yang bernama pulang
Kepala ku masih terasa berat hari ini.Ditengah deru mesin dan reriungan suaran telefon yang menjerit-jerit di sekitaran aku,aku memilih untuk diam sejenak.Merehatkan pikiran,menaruh dulu kepala ku.Serasa ada pemberat atau opium saja di mata ini,aku tak bisa melihat dengan jelas.Candu kantuk,letih,dan rasa penat mencampur diaduk-aduk dalam jus yang bernama kebosanan.
Pertemuan semalam itu,masih membuat aku kaget dan [...]
Januari 30, 2008
Sesuatu yang bernama perjuangan #2
Kehidupan hari minggu saya di weekend kemarin,dimulai pada jam 1 siang.Setelah sebelumnya di malam hari saya menonton sebuah film berjudul 3:10 to Yuma,film yang layak tonton menurut saya karena alur ceritanya yang sedemikian apik mulai dari adegan per adegan.Menceritakan tentang seorang ayah yang ingin dimata anaknya ia adalah sesosok hero atau pahlawan,meski bagaimana pencapaian untuk [...]
Januari 29, 2008
Sesuatu yang bernama perjuangan #1
Di sekitar saya pada hari weekend kemarin,tepatnya hari sabtu ada beberapa orang yang kini duduk satu meja bersama saya.Yang satu,adalah seorang opas muda dari bank indonesia,satunya lagi seorang karikatur idealis dari jogja,dan yang terakhir adalah salah satu dari staff istana kenegaraan.Tepatnya yang terakhir ini adalah orang dari Gus Dur.
Awalnya,saya tidak menduga sama sekali akan duduk [...]