
Disebuah persimpangan waktu, saya bertemu dengan seorang perempuan. Kami hanya berjalan selama beberapa bulan, setelah akhirnya berpisah sampai akhir ini.
Suatu saat, ia menginginkan untuk diajak ke sebuah (pe)kuburan. Saya kaget waktu itu. Saya fikir dia hanya bercanda. Sekedar merilekskan pikiran, dan obrolan santai. Tapi ternyata tidak, kali ini dia serius. “Gue pengen nyari kuburan yud, yang ada mesjidnya”, kata dia. Saya diam, dan hal yang pertama terpikir adalah kuburan eyang saya. Karena kebetulan, didalam komplesk pekuburan tersebut berseberangan dengan sebuah langgar (mushola). Tapi itu di kampung, bukan di tengah hutan beton sekelas jakarta ini.
Entah, saya tidak tau apa yang sedang ia pikirkan kala itu. Tapi dari sekelumit kata-katanya ada suatu luka yang enggan ia buka.
Waktu itu –saya dan si perempuan tersebut– iseng jalan keluar. Saya ajak dia untuk mampir sejenak kesebuah tempat persinggahan saya kalau saya lagi ingin menjadi pengecut di dunia saya, dan dunia disekitar saya. Tempat yang teduh, tempat manusia untuk mengadu. Mesjid.
Terletak di jalur antara kantor, dan kostan saya. Dan tidak terlalu jauh untuk bisa pergi ke tempat ini. Mesjid yang khas, baik bangunan, tata letak, dan aura. Saya selalu nyaman, dan betah untuk berjam-jam disini. Meski disana hanya sekedar untuk merokok,dan membeli sebotol es teh saja.
Beberapa minggu lalu saya kesana lagi. Dan saya kaget karena ditempat itu ternyata ada kuburannya.
Ya nduk, kita pernah kesana dahulu. Ke tempat yang kamu mau : sebuah mesjid dengan pekuburan. Dan dengan orang-orang baik yang telah dikuburkan di makam itu. Aku telah mengajak mu kesana (tanpa disengaja).
Riding on this know-how
Never been here before
Peculiarly entrusted
Possibly that’s all
Is history recorded?
Does someone have a tape?
Surely, I’m no pioneer
Constellations stay the sameJust a little bit of danger
When intriguingly
Our little secret
Trusts that you trust me
‘Cause no one will ever know
That this was happening
So tell me why you listen
When nobody’s talkingWhat is there to know?
All this is what it is
You and me alone
Sheer simplicityWhat is there to know?
All this is what it is
You and me alone
Sheer simplicityWhat is there to know?
All this is what it is
You and me alone
Sheer simplicity(Kings Of Convenience – Know-How)

1 Komentar
April 22, 2008 pukul 9:36 am
posting soal perempuan lagi? lage fallin’ in love yah? hehehehe…