.
.
.
.
.
Kulihat buncah sedih yang kau sembunyikan
dalam tawa dan senyum manis yang kau tebarkan
tlah kubaca semua derita
meski kaupun enggan tuk mengakuinya
percuma kau hayati sedih dukalara
hanya kan menambah dirimu ,kian terlena
kukecewa sedalam-dalamnya
baiknya kaudendangkan senandung riang
petiklah gitar kita dan nyanyikan ai ia ia ia
dendangkanlah,semerdu-merdunya.
hentakkan kaki tangan menarilah ai ia ia
menarilah,seindah yang engkau bisa
Nikmati,hari-hari tanpa rasa sunyi
lihat ditaman kupu2 riang menari
wangi bunga semerbak wanginya
burung-burung terbang,bersiul berdendang
petiklah gitar kita dan nyanyikan lah..
dendangkanlah semerdu-merdunya
hentakkan kaki tangan menarilah
menarilah seindah yang kau bisa
…
(The produk gagal — wangikan dunia)
Jadi,kamu.Iya kamu,duduk dan lihat saja disana.Stay at your stage.I’ll be ok.Si –bijak pernah berkata,
“If you love someone,set them free”
So ?
Lakukan lah saja,apa yang kamu ingin lakukan.
1 Komentar
Maret 3, 2008 pukul 8:11 am
salut buat produk gagal. terus berproses. otak kita memang gila. karya kita juga ikut gila. tapi bukan moral kita yang menjadi gila. salam marhaen